Kamis, 22 Juni 2017

8 Penyebab Telinga Gatal

TELINGA GATAL


Telinga gatal sering dianggap sebagai hal biasa, padahal dapat menjadi tanda adanya kondidi lain yag lebih serius. Telinga gatal bukanlah penyakit yang berdiri sendidri melainkan ada penyebab yang mendasarinya. OLeh karena itu, peting untuk memahami penyebab telinga gatal utuk membantu kita menetukan bagaimaa cara terbaik mengatasi kondisi ini. Delapan hal berikut adalah penyebab yang paling umum:


1. Kotorora telinga


Penyebab telinga gatal yang pertama adalah karena kotoran pada telinga. Tubuh dapat memproduksi banyak zat lilin atau dikenal cerumen yang biasanya membentuk kotoran telinga memiliki peran penting  melindungi telinga bagian dalam dari bakteri dan debu. Tetapi penggunaan cotton bud dapat membuat lilin ini justru makin masuk ke dalam telinga dan menutup jalan telinga sehingga timbul nyeri dan gatal.  Dan apabila  zat lilin ini produksi kurang mencukupi, maka yang terjadi adalah kekeringan pada telinga dan bisa juga terjadi pengelupasan kulit pada liang telinga yang menyakitkan.


2. Dermaritis saluran telinga


Dermaristis adalah peradangan pada kulit, hal ini dapat berpengaruh apabila terjadi peradangan  pada kulit bagian dalam telinga dan saluran telinga. Umumnya kondisi ini terjadi sebagai reaksi alergi terhadap benda asing, seperti pengguaaan perhiasan dan produk kecantikan  yang mengandung bahan tertentu yang menyebabkan alergi juga dapat menyebabkan dermatitis saluran telinga.


3.Infeksi telinga (Otitis eksterna)

Otitis eksterna atau otitis media adalah infeksi pada saluran  yang menghubungkan lubangtelinga luar dan gendang telinga. Kondisi ini disebut juga sebagai swimmer’s ear karena sering terjadi pada seseorang perenang atau  yang sering menghabiskan waktu dengan berenag. Seseorang lebih mungkin mengalami masalah ini karena paparan air yang terus-menerus pada telinga dan infeksi akan menyebabkan pembengkakan dan kemerahan. Selain itu, infeksi juga bisa disebabkan oleh jamur yang sering kali menyenangkan gatal.


4. Rhinitis

Peradangan  pada lapisan rongga hidung yang dapat bersifat musiman ataupun terjadi secara terus-menerus. Kondisinya dapat berupa alergi atau tudak.  Rhinitis alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh mendeteksi dan mengusir benda asing atau sumber penyebab alergi dengan mengeluarkan histamine.  Selain hidung berair dan sering bersin, gatal pada telinga dapat terjadi.


5. Alergi

Apabila Anda memilki asma, rhinitis atau masalah alergi lainnya , Anda lebih mungkin untuk mengembangkan infeksi telinga otitis bagian luar. Hal ini biasanya disebabkan oleh paparan benda penyebab alergi pada telinga Anda, seperti penutup telinga, obat tetes telinga, keringat, atau sampo.


6. Psoriasis

Psoriasis adalah masalah kulit yang umum penyakit jangka panjang (kronis) yang biasanya menghasilkan ruam merah pada kulit.  Gejala psoriasis antara lain adalah ruam memerah, kulit menebal, terkelupas, dan terasa kering serta bersisik.


7. Kulit kering

Kulit kering pada telinga dapat terjadi ketika telinga tidak memproduksi cukup lilin sebagai bahan pelumas. Selain rasa gatal, Anda mungkin juga akan mendapati kulit yang mengelupas dari dalam telinga. Kulit kering pada telinga dapat terjadi ketika zat lilin sebagaibahan pelmas tidak banyak produksinya. Selain rasa gatal, Anda meungkin jga dapat menempati klit yag terkelupas dari dalam telinga. Kulit kering pada bagian telinga dapat disebabkan oleh gejala eksim yang muncul dibagian teliga


8. Penggunaan alat bantu dengar  

Penggunaan alat bantu dengar  seperti headseat dan lainnya,terkadang membuat air terperangkap di telinga dan menjadi perkebangbiakan kuman di dalamnya. Telinga gatal juga bisa terjadi ketika telinga Anda alergi terhadap alat bantu dengar.





Minggu, 18 Juni 2017

Mata Katarak Pada Manula - Jenis, Penyebab, dan Gejala

MATA KATARAK

Mata katarak merupakan penyakit mata yang menyerang usia lanjut.



Jenis Katarak

1. Katarak senilis adalah jenis katarak uang terjadi pada lansia yang muncul setelah usia 40 tahun keatas, peyebabya karena penuaan.

2. Katarak kongenital adalah katarak yang telah dialami sejak lahir atau dari dalam kandungan. Peyebabnya akibat infeksi dan juga adanya kelainan sistem metbolisme disaat terjadi proses pembetukan jain.

3. Katarak traumatik, disebabkan oleh trauma benda tajam atau tumpul dibagain mata yang mengenai bagian lensa. Ktarak jenis ii bisa dialami oleh siapa saja.
Katarak komplikata. katarak mata yang berkembag atau mucul stelah infeksi mata.


Penyebab Katarak

Katarak disebabkan oleh perubahan protein yang membentuk lensa mata dan kandungan air kondisi ini terjadi seiring bertambahnya umur seseorang.
Sampai saatm ini, penyebab proses penuaan yang mempengaruhi perbahaan lensa  mata belum diketahui.


Gejala Mata Katarak


  • Seseorang yang menderita katarak tidak akan merasakan sakit tapi penderita akan mengalami penglihatan yang kabur dan berkabut. Setelah itu akan penglihatannya kurang jelas dan muncul bercak-bercak. keadaan ini akan membuat anda mengalami beberapa hal:
  • Semua benda terlihat ganda.
  • Saat terkena cahaya mata akan sangat sensitif.
  • Saat cahaya remang-remang terutama pada malam hari atau keadaan sangat terang mata sulit melihat.
  • Adanya lingkaran saat anda melihat cahaya.
  • Semua objek terlihat banyak atau memiliki bayangan.
  • Warna terlihat tidak jelas atau memudar.
  • Ukuran lensa mata yang sering berubah-ubah.
  • Semua terlihat seperti memiliki semburat coklat atau kuning.


Faktor Pemicu Katarak Pada Manula

Beberapa risiko terkena katarak. Diantaranya sebagai berikut:
  1. Merokok
  2. Pola makan yang tidak sehat dan kekurangan vitamin.
  3. Sering Mengonsumsi minuman keras dalam jumlah banyak 
  4. Mata yang terpajan sinar matahari untuk waktu yang lama.
  5. Penyakit-penyakit tertentu, misalnya diabetes atau peradangan pada bagian tengah mata (uveitis) jangka panjang.
  6. Konsumsi obat kortikosteroid berdosis tinggi untuk waktu lama. 
  7. Pernah menjalani operasi mata.
  8. Pernah mengalami cedera pada mata.
  9. Memiliki riwayat katarak dalam keluarga.




Jumat, 16 Juni 2017

Osteoporosis Pada Lansia

Osteoporosis adalah salah satu penyakit tulang yang dipengaruhi oleh bertambahnya usia, pada kondisi ini tulang kehilangan kepadatannya. Sehingga membuat tulang menjadi keropos dan rentan retak.

Pada tahun 2006 di Indonesia sebanyak 23% yang mengalami osteoporosis adalah para wanita berusia 23-80 tahun. Dapat di simpulkan bahwa resiko wanita mengidap osteoporosis 4X lebih besar dibandingkan dengan resiko pada pria. Karena penyusutan tulang pada wanita sangat banyak dipengaruhi oleh penurunan hormon esterogen setelah menopause. Sedangkan pada pria pengeroposan tulang bisa dipengaruhi oleh hormom testoteron yang membantu menjaga tulang dan akan terus berproduksi hingga tua.



Meski begitu, osteoporosis juga dapat terjadi pada pria dan wanita berusia muda, dan anak-anak. Penyebab umum osteoporosis di Indonesia karena kekurangan kalsium.


Berikut adalah kondisi yang dapat mengakibatkan seseorang mengalami osteoporosis.

Pada perempuan :
Tidak mengalami siklus menstruasi dalam waktu lama (6 bulan)
Mengalami menopause dini
Menjalani histerektomi, terutama jika ovarium juga diangkat.

Pada laki-laki : 
Mengonsumsi obat-obatan seperti glukokortikoid atau steroid selama 3 bulan.
mengonsumsi minuman keras yang berlebihan.
Kondisi yang meyebabkan kadar kolestrol lebih rendah dari kadar normal (hipogonadisme)
Selain itu, osteoporosis juga bisa disebabkan oleh gangguan pada kelenjar yang berfungsi menghasilkan hormon.



Faktor Pemicu Meningkatnya Resiko Osteoporosis

  1. Merokok
  2. Mengonsusmi miuman keras
  3. Memiliki riwayat osteoporosis dalam keluarga.
  4. Indeks massa tubuh di bawah atau sama dengan 19.
  5. Etnis asia atau kaukasia
  6. Pernah menjalani operasi saluran pencernaan yag menyebabkan berukurangya ukuran perut begitu juga serapan kalsium.
  7. Ukuran tubuh yang kecil
  8. Kekurangan konsumsi
  9. Mengalami malabsorpsi ialah ketidak mampuan usus untuk menyerap nutrisi didalam maknan.
  10. Mengonsumsi obat-obatan yang berpengaruh terhadap hormon.
  11. Jarang berolah raga atau tidak aktif bergerak dalam jangka waktu lama.




Gejala Osteoporosis

Gejala osteoporosis tidak menimbulkan rasa sakit kecuali jika terjadi keretakan tulang, postur punggug bungkuk, sakit punggung yang berkelanjutan dalam jangka panjang. Kondisi ini dapat mempengaruhi paru-paru untuk berkembang sehingga berpengaruh pada pernapasan.



Pengobatan Osteoporosis

Pilihan pengobatan osteoporosis yang diberikan ditentukan berdasarkan usia, kepadatan tulang dan resiko keretakan.

Pilihan Penanganan Osteoporosis

Penanganan obat-obatan secara umum terbagi menjadi dua, yaitu pengobatan yang bersifat non hormon dan hormon.

Obat-obatan bersifat non hormonPengobatan non hormonmeliputi pemberian kalsium dan suplemen vitamin D, bisphosphomate dan strontium renelate.
 
Obat-obatan Bersifat Hormon Pengobatan hormon meliputi pemberian SERMs, terapi pengggantia hormon, testosteron, hormon paratiroid dan kalsitonin.

Pecegahan Osteoporosis

Osteopororsis dapat ditentukan oleh gen. Namun faktor selain gen seperti pola makan dan olahraga juga sangat menentukan pencegahan terhadap osteoporosis.